Skrip dan plugin
Tujuan
Menulis skrip kustom untuk situs, kategori akun, workspace, atau situs internal, dan memperluas kemampuan login serta pemrosesan halaman melalui plugin situs.
Prasyarat
- Situs target atau workspace sudah dibuat.
- Akun saat ini memiliki izin konfigurasi situs, manajemen plugin, atau konfigurasi situs internal.
- Struktur halaman dan alur login situs target sudah dipahami.
Langkah operasi
- Di daftar situs, klik "Kelola Plugin".
- Buat plugin, isi nama plugin, versi, catatan, dan situs terkait.
- Upload file plugin atau masuk ke halaman konfigurasi plugin.
- Pada halaman konfigurasi, tambahkan skrip dengan nama, URL pencocokan, tipe skrip, selector, dan konten.
- Setelah konfigurasi disimpan, akses situs target dengan akun uji.
- Jika ada kebutuhan berbeda untuk kategori akun, workspace, atau situs internal, tambahkan skrip pada halaman konfigurasi terkait.
Saran desain skrip
| Item | Saran |
|---|---|
| Penamaan | Gunakan format "situs-tujuan-versi", misalnya crm-login-v1 |
| URL pencocokan | Usahakan tepat ke halaman login atau path target, hindari mencocokkan seluruh situs |
| Selector | Utamakan atribut stabil seperti name, data-*, atau ID jelas |
| Penanganan error | Toleransi untuk elemen tidak ditemukan, jaringan lambat, dan redirect kedua |
| Catatan versi | Catat versi situs target, alasan perubahan, dan akun uji |
Alur rilis
- Tulis skrip di plugin uji atau situs uji.
- Jalankan alur login lengkap dengan akun uji.
- Periksa portal pengguna, tautan kolaborasi, dan workspace sesuai harapan.
- Ekspor atau catat versi plugin.
- Rilis ke situs produksi dan simpan versi rollback.
Validasi hasil
- Daftar plugin menampilkan plugin baru.
- Saat mengakses situs target, plugin atau skrip berjalan sesuai aturan pencocokan.
- Login, perpindahan halaman, pengisian data, atau peningkatan halaman sesuai harapan.
- Saat situs target lambat atau muncul autentikasi kedua, skrip tidak membuat halaman macet.
Masalah umum
- Skrip halaman cocok untuk memproses DOM, form, dan perilaku halaman.
- Perubahan plugin harus diverifikasi dulu di lingkungan uji agar tidak memengaruhi login pengguna produksi.